10 Fakta Menarik di Balik Film Everest (2015)

Everest adalah sebuah film drama survival yang diangkat dari kisah nyata, yaitu bencana pendakian Everest di tahun 1996. Film yang dibintangi Josh Brolin, Jason Clarke, Jake Gyllenhaal, dkk ini menghadirkan kisah menegangkan tentang dua kelompok pendaki yang memutuskan untuk menaklukkan puncak Everest bersama-sama. Awal pendakian berlangsung relatif lancar, namun ketika hendak turun badai besar yang mengerikan memporak-porandakan kelompok pendaki tersebut. Everest berhasil mengadirkan kisah dramatis yang menuai banyak pujian.

Everest

Berikut beberapa fakta yang ingin Anda tahu tentang Everest.

==O==

1. Pada tanggal 18 April 2014, longsor salju di Everest menewaskan 16 orang, lebih banyak dari korban tewas pada tragedi 1996 yang menjadi dasar film ini. Syuting pun terpaksa ditunda.

2. Ketika tim Rob Hall ditanyai alasan untuk mendaki puncak Everest, mereka semua serentak menjawab, “Because it’s there!” Kata-kata itu pertama kali diucapkan oleh George Mallory ketika ia ditanyai mengapa ia mau mempertaruhkan nyawanya untuk menjadi orang pertama yang menaklukkan Everest. Mallory menghilang pada pendakian di bulan Juni 1924 dan tubuhnya baru ditemukan puluhan tahun kemudian, yaitu pada Mei 1999, 245 meter dari puncak.

3. Christian Bale adalah pilihan utama untuk memerankan Rob Hall, namun ia lebih memilih bermain di film Exodus: Gods and Kings. Peran itu pun kemudian diberikan pada Jason Clarke. Clarke juga menggantikan posisi Bale di film Terminator Genisys.

4. Vijay Lama yang menjadi pilot helikopter di film ini adalah salah satu pilot paling berpengalaman di Nepal.

5. Everest diproduksi dengan budget 55 juta dolar AS dan sanggup mengumpulkan keuntungan hingga 203,4 juta dolar AS.

6. Keira Knightley yang berperan sebagai Jan Arnold, istri Rob Hall, menyelesaikan syuting bagiannya dalam waktu enam hari saja.

7. Jake Gyllenhaal dan Josh Brolin berlatih mendaki untuk peran mereka di Pegunungan Santa Monica, California Selatan.

8. Syuting film Everest berlangsung di Ötztal Alps di Italia selama enam minggu, Islandia selama satu bulan, dan sisanya dilakukan di Nepal.

9. Kamp pusat sebenarnya dibangun di tanah belakang di Cinecitta Studios, Roma, Italia.

10. Hillary Step, kamp 4, tebing-tebing es, dan puncak Everest semuanya dibangun di Pinewood Studios, Inggris, dengan greenscreen untuk keperluan CG background.

Komentar Anda