10 Fakta Menarik Tentang Film The Martian (2015)

Bila Anda rindu dengan film petualangan ruang angkasa yang berkualitas, maka sebaiknya Anda tonton film The Martian. Film yang dibintangi Matt Damon ini memiliki penggambaran yang realistis dan akurat, sehingga Anda akan merasa seolah ikut berpetualang bersama Matt di planet Mars. Film ini menceritakan kisah penjelajahan planet Mars yang kemudian berubah menjadi bencana. Matt yang tertinggal di Mars harus berusaha sekuat tenaga untuk bertahan sekaligus memberi tahu orang di bumi bahwa ia masih hidup. Sanggupkah ia?

The Martian

Ada banyak hal menarik tentang film The Martian, dan kami akan hadirkan 10 faktanya untuk Anda.

1. Syuting film The Martian dilakukan di daerah Wadi Rum, Yordania, yang mempunyai pasir berwarna merah mirip dengan permukaan Mars. Di lokasi ini juga film tentang Mars lainnya, Red Planet (2000), difilmkan.

2. Adegan-adegan solo Mark Watney (diperankan Matt Damon) difilmkan selama lima minggu berturut-turut. Setelah itu, Matt Damon diistirahatkan dari jadwal syuting. Sebagai hasilnya, Damon tidak bisa bertemu dengan semua lawan mainnya sampai mereka bertemu kembali untuk mempromosikan film ini.

3. Tim produksi sengaja berkonsultasi secara langsung dengan NASA untuk mempelajari aspek-aspek tentang ruang angkasa dan perjalanan ruang angkasa. Hal ini dilakukan agar film ini bisa digarap seakurat mungkin.

4. Teknologi roket yang dipakai dalam film ini didasarkan pada roket plasma asli yang didesain dan dibangun oleh perusahaan Ad Astra Rocket, sebuah perusahaan yang didirikan oleh mantan astronot NASA, Franklin Chang Diaz.

5. Lanskap dan lingkungan planet Mars yang digambarkan dalam film ini dibuat lewat perpaduan lokasi pemfilman dengan teknologi efek komputer (CGI).

6. Film ini diangkat dari sebuah novel karya Andy Weir. Andy awalnya mempublikasikan bukunya secara cuma-cuma di blognya.

7. Pada tanggal 28 September 2015, atau empat hari sebelum film The Martian dirilis, NASA menemukan bukti bahwa air payau masih mengalir di permukaan Mars.

8. Ladang kentang asli dibuat di tanah studio dengan berbagai kentang dari semua fase pertumbuhan untuk digunakan dalam syuting.

9. Matt Damon awalnya bersedia menurunkan berat badannya secara besar-besaran untuk syuting adegan-adegan akhir film ini. Namun sutradara Ridley Scott melarangnya dan pemeran pengganti akhirnya digunakan.

10. Ketika mendesain kostum ruang angkasa untuk film ini, desainer mempelajari pakaian-pakaian Mars milik NASA dan menyebutnya mirip dengan kostum karakter kartun Buzz Lightyear karena ukurannya yang besar. Ridley Scott tidak menyukainya dan menginginkan desain yang lebih praktis.

Komentar Anda