10 Fakta Seru Seputar Film Fanaa (2006)

Fanaa adalah film drama kriminal romantis Bollywood yang dirilis pada tahun 2006. Film ini menampilkan Aamir Khan dengan peran anti-hero dan Kajol sebagai wanita buta. Di samping mereka, Rishi Kapoor, Tabu, dan Sharat Saxena diplot sebagai pemeran pendukung. Kisahnya bermula ketika Rehan Qadri, seorang pemandu wisata Delhi, bertemu dengan seorang gadis Kashmir buta bernama Zooni Ali Beg. Cinta pun mekar di antara mereka, namun mereka harus terpisah ketika terjadi insiden pemboman teroris yang dikabarkan menewaskan Rehan. Tapi sebenarnya Rehan tak mati. Siapa dia sebenarnya?

Fanaa

Film ini memiliki beberapa fakta unik untuk dibagi, berikut kami tuliskan untuk Anda.

1. Fanaa dibuat dengan anggaran 7,4 juta dolar AS dan menjadi salah satu film Bollywood termahal pada saat dirilis.

2. Judul Fanaa diambil dari istilah Islam ‘fanaa’ yang dalam bahasa Arab, Persia, Urdu, dan India berarti hancur.

3. Film ini menandai kali keduanya Aamir Khan dan Kajol tampil bersama. Sebelumnya, mereka beradu akting dalam film tahun 1997, Ishq.

4. Fanaa juga menandai comebacknya Kajol ke layar lebar setelah terakhir ia bermain dalam Kabhi Khushi Kabhie Gham… di tahun 2001.

5. Aamir Khan untuk pertama kalinya bekerja dengan Yash Raj Films lewat film ini.

6. Film ini dilarang tayang di negara bagian Gujarat menyusul protes yang dilayangkan pada Aamir Khan terkait komentarnya yang mengkritik pemerintah Gujarat.

7. Fanaa mendapat respon sangat positif, terutama terkait chemistry antara dua tokoh utamanya yang diperankan Aamir Khan dan Kajol.

8. Setelah selesai ditayangkan di bioskop, film ini mengumpulkan keuntungan sekitar 1 miliar rupee atau 15 juta dolar AS. Box Office India pun menyebutnya sebagai film ‘blockbuster’.

9. Fanaa awalnya direncanakan akan melangsungkan syuting di Kashmir, namun aktris utama mundur karena pemberontakan terus berlanjut di wilayah itu. Sutradara akhirnya memindahkan syuting ke Gunung Tatra di negara Polandia selatan.

10. Sutradara Kunal Kohli awalnya memberikan naskah berbentuk konsep pada Kajol dan Aamir Khan dengan harapan mereka menyetujui naskah itu. Namun ternyata Kajol dan Aamir sama-sama mengembalikan naskah itu dengan revisi dari mereka, yang pada intinya memberi lebih banyak kedalaman pada karakter masing-masing.

Komentar Anda