10 Penyebab Utama Pencemaran Udara di Bumi

Polusi udara merupakan masalah serius yang mempengaruhi kualitas hidup, kesehatan masyarakat, dan keseimbangan iklim dunia. Jika penyebab polusi udara adalah hal alami, biasanya dampaknya hanya akan mempengaruhi satu area di bumi. Penyebab yang berkaitan dengan aktivitas manusia memiliki kapasitas yang lebih besar untuk menyebabkan kerusakan permanen pada ekosistem bumi. Mari pelajari 10 penyebab utama pencemaran udara di bumi.

Polusi Udara China

1. Bahan bakar fosil dan transportasi

Penyebab utama polusi udara adalah penggunaan bahan bakar fosil sebagai sumber energi. Bahan bakar fosil memancarkan karbon dioksida (di antara banyak kontaminan lainnya) ke atmosfer. Gas yang dikeluarkan oleh mobil, truk, dan kendaraan lain terus memberikan masalah untuk lingkungan global dan tampaknya tidak memunculkan solusi segera. Kemajuan yang dibuat dalam pencarian sumber energi alternatif lebih besar di sektor lain, seperti industri atau pembangkit listrik, dibandingkan dengan sektor transportasi. Perdebatan internasional tentang efek rumah kaca dan emisi karbon dioksida kian kompleks dan dipengaruhi oleh kepentingan ekonomi dan politik.

2. Cerobong asap industri

Kita perlu membedakan dua jenis polusi udara yang diciptakan oleh pabrik. Yang pertama diciptakan oleh sumber energi yang digunakan untuk mengoperasikan tungku dan mesin mereka. Jenis polusi ini telah menurun secara signifikan karena penggantian batubara dan minyak dengan listrik. Tipe polusi kedua berkaitan dengan aktivitas spesifik masing-masing industri. Kontrol emisi tergantung pada ketelitian dan efisiensi pemerintah.

3. Masalah limbah

Pembuangan dan penanganan sampah yang salah memberikan banyak masalah. TPA (tempat pembuangan akhir) merupakan masalah besar bagi kesehatan warga di dekatnya. Kemajuan secara perlahan sedang dilakukan dengan cara daur ulang dan pengolahan sampah, dan bahkan mencakup penggunaannya sebagai sumber energi alternatif.

4. Industri kimia

Industri yang membuat produk dengan menggunakan bahan kimia menambahkan rumit masalah pencemaran udara, karena proses tersebut menghasilkan racun yang sangat berbahaya. Kecelakaan atau kerusakan di salah satu pabrik dapat meracuni udara dan menyebabkan bencana lingkungan. Untuk alasan inilah, pabrik tersebut biasanya dikelompokkan menjadi pusat petrokimia ketat.

5. Pembangkit listrik

Listrik dapat diproduksi dengan banyak cara. Pembangkit listrik yang menggunakan derivatif batubara atau minyak adalah salah satu pencemar terburuk. Para aktivis lingkungan telah sangat mendesak pihak terkait untuk menggantinya dengan sumber alternatif. Sumber energi lainnya seperti tenaga nuklir, hidro, surya, dan angin telah dikembangkan. Namun, bahan bakar fosil terus digunakan sebagai sumber utama pembangkit listrik di banyak negara di seluruh dunia.

6. CFC

Chlorofluorocarbon, atau dikenal dengan singkatan CFC, digunakan dalam pembuatan freezer kulkas, aerosol, isolasi, dan produk lainnya selama beberapa dekade. Penggunaannya dalam produk massal dihentikan setelah para ilmuwan mulai mempelajari efek toksik CFC, yang dipublikasikan besar-besaran ketika mereka menemukan bahwa CFC bisa merusak lapisan ozon. Kemudian kita semakin akrab dengan label pada freezer kulkas, aerosol, dan item lainnya yang menyebutkan bahwa produk tersebut tidak mengandung CFC atau tidak merusak lapisan ozon.

7. Kebakaran

Kebakaran mencemari udara sesuai dengan materi yang sedang terbakar. Kebakaran hutan menyebabkan polusi berbahaya dalam jangka pendek, sedangkan asap dari kebakaran bangunan dapat melepaskan partikel berbahaya yang dapat terus mencemari udara, air, atau tanah untuk jangka waktu yang lama.

8. Tembakau

Penggunaan tembakau di ruang tertutup menyebabkan polusi yang bisa berbahaya bagi kesehatan orang-orang di dalam ruangan atau gedung. Merokok di dalam gedung-gedung publik kini dilarang di banyak negara. Perokok juga tidak dianjurkan untuk merokok di kamar yang tidak memiliki ventilasi, terutama jika kamar tersebut digunakan oleh orang-orang dengan masalah pernapasan, anak-anak, orang tua, atau wanita hamil.

9. Gunung berapi atau gempa bumi

Udara dapat tercemar oleh fenomena alam seperti letusan gunung berapi atau gempa bumi. Keduanya melepaskan karbon dioksida dan gas lainnya ke atmosfer. Apa yang manusia lihat sebagai bencana merupakan bagian tak terpisahkan dari siklus karbon, yang tanpanya maka kehidupan di planet ini tidak akan pernah ada. Siklus karbon ini dianggap oleh banyak kalangan telah dirusak keseimbangannya dengan penggunaan bahan bakar fosil sebagai sumber energi oleh manusia.

10. Cadangan metana

Metana adalah hidrokarbon paling sederhana dan diproduksi secara alami selama dekomposisi bahan tanaman. Metana adalah komponen utama dari apa yang kita sebut sebagai gas alam. Tempat-tempat seperti rawa-rawa mengandung metana dalam kadar tinggi, dan cadangan metana geologis yang belum ditemukan menyimpan bahaya karena senyawa kimia ini mudah terbakar dan meledak.

Komentar Anda