15 Fakta Menarik Tentang Yngwie Malmsteen

Dunia mengakui Yngwie Malmsteen sebagai salah satu sosok gitaris legendaris yang pernah ada. Yngwie pernah menggoncang dunia hard rock lewat skill bermain gitarnya yang eksplosif dan sangat cepat. Ia telah memukau pecinta musik rock lewat kiprahnya di sejumlah band, seperti Steeler, Alcatrazz, dan Rising Force.

Foto Yngwie Malmsteen

Meski demikian, Yngwie jauh lebih bersinar sebagai gitaris solo, yang piawai menampilkan karya-karya instrumentalis menemani vokalis tamu. Berikut kami hadirkan 15 fakta tentang Yngwie Malmsteen.

1. Lahir dengan nama Lars Johann Yngwie Lannerback di kota Stockholm, Swedia, Yngwie merupakan anak bungsu dari tiga bersaudara. Ibunya yang seorang seniman dan ayahnya yang seorang kapten tentara bercerai tak lama setelah Yngwie lahir.

2. Ketika kecil, Yngwie ikut kursus terompet dan piano.

3. Ibu Yngwie memberinya sebuah gitar akustik ketika ia masih berusia lima tahun. Namun menurut ibunya, gitar itu tak pernah disentuhnya sampai ia berusia tujuh tahun.

4. Yngwie menonton acara televisi yang menyiarkan berita kematian legenda gitar dunia, Jimi Hendrix. Hari itu, 18 September 1970, menjadi hari ketika Yngwie mengambil gitar pemberian ibunya dan mulai memainkannya. Menurutnya, Jimi Hendrix adalah tipikal pahlawannya ketika masih kecil.

5. Menginjak usia 10 tahun, Yngwie memutuskan untuk megganti nama belakangnya, Lannerback, menjadi nama gadis ibunya, Malmsteen.

6. Pada saat remaja, Yngwie kerap membolos sekolah dan memfokuskan energinya untuk bermain musik dan meningkatkan keterampilan bermain gitarnya.

7. Ketika ketertarikannya pada musik rock dan klasik semakin meningkat, Yngwie mulai mengeksplorasi musik dari band kenamaan seperti Deep Purple serta komposer dunia seperti Johann Sebastian Bach, Antonio Vivaldi, Wolfgang Amadeus Mozart, dan Ludwig van Beethoven.

8. Pada tahun 1976, Yngwie bergabung bersama band Powerhouse, yang kerap menampilkan permainan gitar instrumental. Namun pendengar Swedia lebih menyukai musik-musik pop seperti ABBA, tak heran kiprah Powerhouse kurang mendapat perhatian. Tapi Yngwie tak berkecil hati, ia malah semakin membenamkan diri pada musik hard rock.

9. Tepat di usia 15 tahun, Yngwie memutuskan untuk benar-benar berhenti sekolah dan fokus pada musik.

10. Di usia 18 tahun, militer Swedia berusaha merekurt Yngwie menjadi tentara karena nilai tes kecerdasannya yang tinggi. Namun Yngwie menolak dengan tegas. Ia bahkan memegang sepucuk pistol dan mengarahkan ke kepalanya, sambil bersumpah bahwa ia akan bunuh diri sebelum bergabung dalam militer.

11. Yngwie tidak suka berada pada band yang tidak memungkinkan dirinya untuk menulis lagu; oleh karena itulah ia meninggalkan Steeler.

12. Meski tidak diputar di radio, album solonya Rising Force menduduki peringkat ke-60 pada chart album Billboard. Album inilah yang akhirnya meroketkan nama Yngwie Malmsteen ke seluruh dunia.

13. Pada 22 Juni 1987, karir Yngwie nyaris berakhir setelah ia terlibat dalam kecelakaan parah. Mobil Jaguar yang dikendarainya menabrak sebuah pohon dan kemudinya menghantam kepalanya. Yngwie bahkan koma selama sepekan, dan ketika sudah sadar, ia tak bisa menggunakan tangan kanannya.

14. Masa-masa buruk Yngwie terjadi ketika ia harus berjuang untuk sembuh dari luka akibat kecelakaan parah yang ia alami, dan di saat yang sama, ibunya tercinta meninggal dunia akibat kanker. Yngwie juga melihat bahwa manajernya telah menyia-nyiakan semua uangnya, tepat ketika ia menghadapi peningkatan tagihan medis. Namun musiklah yang bisa membantu Yngwie melewati masa kelam ini.

15. Di tahun 1992, Yngwie berhasil mewujudkan impian lamanya, yakni merekam sebuah album dengan orkestra penuh. Album itu, Fire & Ice, sangat populer di daratan Asia dan Eropa, meski popularitas Yngwie mulai meredup di Amerika.

Komentar Anda