7 Hal Unik Tentang Film Ice Age: Collision Course (2016)

Penggemar film animasi Ice Age kembali disapa lewat film kelima yang dirilis pada 22 Juli 2016 ini, Ice Age: Collision Course. Kisahnya diawali ketika Scrat secara tak sengaja mengaktifkan pesawat alien yang membawanya ke luar angkasa, di mana ia juga tanpa sengaja mengirimkan beberapa asteroid untuk menabrak bumi. Film yang premier di Festival Film Sydney 2016 ini adalah film terpanjang dari franchise Ice Age dengan durasi mencapai 94 menit. Berikut tujuh hal yang perlu diketahui tentang film berbudget 105 juta dolar AS ini.

Ice Age Collision Course

1. Awalnya film ini akan dirilis pada tanggal 15 Juli 2016, namun diundur hingga tanggal 22 Juli untuk menghindari persaingan dengan film reboot Ghostbusters (2016).

2. Cerita Scrat di film ini sebenarnya adalah parodi dari beberapa film fiksi ilmiah populer, seperti Alien (1979), Prometheus (2012), Gravity (2013), serta The Martian (2015).

3. Meski sangat diapresiasi fans, Ice Age: Collision Course ternyata mendapat kritikan pedas dari para pengamat film, yang menyebutnya “tidak orisinil dan tidak lucu.”

4. Sebulan sebelum dirilis, sutradara Galen T. Chu menyatakan bahwa ada kemungkinan untuk membuat sekuel film ini (film keenam) dengan beberapa ide segar yang siap dikerjakan. Hal senada juga diungkapkan sutradara lainnya, Mike Thurmier, melalui akun Twitternya.

5. Dengan dirilisnya film ini, Ice Age menjadi franchise film animasi komputer pertama yang sudah diproduksi sampai lima buah film.

6. Adegan “Birdman” di mana Buck menyelamatkan sebutir telur dari trio Dromaeosaurus adalah adegan tersulit yang digarap Blue Sky Studios karena melibatkan pengambilan gambar panjang dan berkelanjutkan selama kurang lebih dua menit. Ini adalah salah satu adegan pertama yang dimasukkan ke dalam produksi sekaligus adegan terakhir yang bisa diselesaikan mengingat tingkat kesulitannya yang tinggi.

7. Jesse Tyler Ferguson, pengisi suara Shangri Llama, baru sekali ini mengerjakan proyek film animasi. Ia berusaha keras mengeluarkan suaranya karena karakternya yang banyak berteriak. Jesse pun harus istirahat selama lima hari dan kemudian kembali bekerja untuk menyelesaikan bagiannya. Ia juga berhenti menonton acara wawancara dirinya di TV karena menurutnya suaranya aneh.

Komentar Anda