Apakah Kopi Berbahaya bagi Kesehatan? Mari Simak Penjelasannya

Apakah kopi itu sehat atau tidak sudah menjadi topik perdebatan sengit selama bertahun-tahun. Ada yang mengatakan bahwa kopi itu berbahaya dan harus dihindari apapun alasannya, yang lain mengatakan bahwa kopi sebenarnya memiliki beberapa manfaat kesehatan menakjubkan yang jauh lebih besar daripada kemungkinan efek negatif dari konsumsi kopi itu sendiri.

Ulasan kami berikut ini tidak dimaksudkan untuk mengarahkan Anda untuk minum kopi atau tidak, melainkan untuk membantu Anda membuat keputusan yang tepat tentang apakah potensi manfaat kesehatan kopi lebih besar daripada potensi efek negatifnya ataukah justru sebaliknya.

Mengapa Beberapa Orang Menghindari Kopi?

Bahaya Kopi

Seringkali kita mendengar orang bertanya “Apakah kopi buruk untuk kita?” Mereka bertanya demikian karena mereka mendapat informasi bahwa kafein itu buruk untuk tubuh. Mayoritas orang sekarang menyadari bahwa terlalu banyak kafein dapat menyebabkan dehidrasi, sakit kepala, dan bahkan gemetar. Tapi adakah efek negatif lainnya dari konsumsi kafein jangka panjang? Berikut uraiannya.

Diabetes

Saat kita mengonsumsi kafein, zat ini akan menciptakan lonjakan gula darah temporer. Untuk mengendalikan lonjakan gula darah ini, pankreas mengeluarkan insulin. Masalahnya, pankreas hanya memiliki kemampuan memproduksi insulin dalam jumlah tertentu dalam masa hidup kita. Bila persediaan ini telah habis, diabetes bisa berkembang. Karena alasan genetik, beberapa orang bisa memiliki masa pakai insulin lebih lama daripada yang lain, namun kelebihan konsumsi kopi dapat dengan mudah menghabiskan cadangan insulin Anda.

Kelelahan Adrenal

Pernahkah Anda berjalan menyusuri jalanan gelap di malam hari dan merasakan kegelisahan? Keadaan stres ini dikenal dengan istilah “Fight Or Flight Mode.” Ketika manusia berada dalam keadaan stres, tubuh kita membuat kelenjar adrenalin menghasilkan adrenalin, hal ini pada gilirannya akan memberi Anda perasaan energi tidak wajar dalam situasi stres yang sedang Anda hadapi.

Saat Anda minum kopi, kelenjar adrenal distimulasi untuk menghasilkan adrenalin, itulah mengapa Anda akan merasakan lonjakan energi tak alami secara tiba-tiba. Terlalu banyak konsumsi kafein bisa menyebabkan kelelahan adrenal. Kelelahan adrenal terjadi saat kelenjar adrenal Anda terlalu banyak bekerja dan tidak mampu menghasilkan adrenalin alami yang dibutuhkan untuk menjalani aktivitas sehari-hari.

Masalah Perut

Konsumsi kopi dapat menyebabkan kelebihan produksi asam lambung dan refluks asam lambung. Refluks asam lambung yang persisten bisa menyebabkan kanker perut dan tenggorokan.

Apakah itu semua pertanda buruk?

Nah, sekarang kita sudah membahas beberapa kemungkinan efek samping dari minum kopi, namun bagaimana dengan manfaat kesehatannya? Mari pertimbangkan beberapa kemungkinan manfaat kopi dalam daftar singkat berikut ini.

Manfaat Konsumsi Kopi

  1. Mengurangi risiko batu ginjal
  2. Meredakan asma dan sakit kepala
  3. Mengurangi risiko penyakit liver
  4. Menurunkan risiko Parkinson
  5. Mengurangi nyeri karena olahraga
  6. Meningkatkan memori
  7. Menurunkan tingkat kematian karena masalah jantung
  8. Melindungi tubuh dari diabetes tipe 2
  9. Menurunkan risiko depresi
  10. Menurunkan risiko kanker

Manfaat Kesehatan yang Bisa Didapatkan

Kopi Nikmat

Meski potensi efek kesehatan negatif kopi terdengar sangat buruk, manfaat kesehatannya terdengar sangat bagus! Lihatlah daftar sepuluh manfaat kesehatan kopi di atas dan kemudian kita akan sedikit merinci manfaat kopi lainnya.

Antioksidan

Percaya atau tidak, kopi sekarang menjadi sumber antioksidan nomor satu dalam makanan orang Amerika! Kebanyakan orang Amerika sekarang makan lebih sedikit buah dan sayuran dan akibatnya asupan antioksidan harian mereka sangat berkurang. Bahkan orang Amerika yang memakan buah dan sayuran dalam jumlah yang sehat masih menderita gizi buruk karena kualitas makanan tersebut telah berkurang setelah melalui proses pertanian (misalnya penggunaan pestisida) dan modifikasi genetik.

Polifenol yang ada dalam kopi adalah sumber antioksidan yang fantastis untuk rata-rata orang Amerika dan manfaat antioksidan dalam kopi lebih besar daripada potensi efek negatif kopi bila dikonsumsi sewajarnya.

Pelindung hati

Banyak penelitian telah menunjukkan bahwa kopi benar-benar dapat melindungi kita dari kerusakan hati. Ada banyak teori mengapa kopi bisa membantu melindungi hati dan besar kemungkinannya ini ada kaitannya dengan stimulasi produksi empedu. Hati memproduksi empedu untuk mengeluarkan racun melalui usus besar. Sudah diketahui bahwa kopi merangsang produksi empedu dan karena itu bisa membantu mendetoksifikasi tubuh.

Kopi Merupakan Stimulan

Anda mungkin menganggap efek stimulasi kopi sebagai hal yang negatif, tapi sebenarnya ada pula sisi positifnya bila dikonsumsi secukupnya. Saat Anda minum secangkir kopi, Anda mungkin akan merasakan peningkatan konsentrasi dan menjadi lebih terjaga. Ini karena semua organ tubuh Anda telah ‘diperkuat’ oleh kafein yang dikandung kopi. Jika dikonsumsi dalam moderasi, sedikit dorongan dalam aktivitas organ ini benar-benar dapat membantu tubuh Anda melakukan detoksifikasi dengan merangsang fungsi organ.

Pengobat mabuk

Meskipun ini mungkin kurang terbukti secara klinis, hal pertama yang dicari orang setelah menenggak minuman beralkohol adalah kopi yang kuat. Entah itu karena sifat rangsangan kopi sebagaimana yang dibahas di atas atau karena dorongan dalam aktivitas organ atau detoksifikasi hati, semuanya masih diperdebatkan.

Kesimpulan

Nah, kita sudah sampai pada kesimpulan. Jadi apakah kopi tidak baik untuk kesehatan? Jika kita membaca penjabaran di atas, maka kesimpulan yang paling tepat adalah seperti kata pepatah lama: semuanya harus dilakukan -atau dalam hal ini dikonsumsi- secara pas dan tidak boleh berlebihan! Jika Anda masih penasaran dengan segudang manfaat yang dimiliki kopi, simak penjelasan lengkap dan mendalamnya di artikel ini:

12 Manfaat Kopi, dari Melawan Kanker Sampai Menajamkan Ingatan)

Well, sudahkah Anda minum kopi pagi ini? Minum yuk 🙂

One thought on “Apakah Kopi Berbahaya bagi Kesehatan? Mari Simak Penjelasannya

Komentar Anda