11 Cara Ampuh Membuka Bisnis Warung Kopi Agar Ramai Pelanggan

Di tengah bergeliatnya bisnis kuliner di berbagai kota dan daerah pinggiran di Indonesia, bisnis kedai kopi skala besar, menengah, maupun kecil-kecilan adalah salah satu pilihan wirausaha yang baik dan sangat menjanjikan. Dengan modal yang variatif, bisnis warung kopi skala kecil pun ternyata bisa mendulang banyak pendapatan rutin setiap hari jika dikonsep dan dikelola dengan baik.

Bisnis Warung Kopi

Di salah satu kota besar di Jawa Timur, Malang, bisnis warung kopi menjamur di mana-mana. Memang tak semuanya ramai, tapi tak sedikit pula warkop yang selalu penuh dengan pengunjung, terutama muda-mudi, dari buka sampai tutup tengah malam. Penulis sebagai penggemar berat kopi melakukan pengamatan selama bertahun-tahun di kedai-kedai yang ramai itu. Penulis pun merangkum kiat-kiat sukses berbisnis kopi untuk Anda pelajari dan terapkan.

Berikut adalah tips-tips berbisnis warung kopi.

1. Cari lokasi strategis


Berbisnis apapun, lokasi adalah yang utama, tak terkecuali bisnis warung kopi. Pertimbangkan akses kendaraan yang mudah dengan parkir memadai. Di Malang, warung-warung kopi yang ramai biasanya terletak di jantung kota dan dekat kampus. Biasanya muda-mudi dari berbagai sekolah dan kampus akan nongkrong di sana, ngobrol sembari menyeruput nikmatnya kopi. Mereka jarang datang berduaan, biasanya mereka nongkrong bersama beberapa teman sekaligus. Pasar muda-mudi memang sangat potensial.

2. Jangan buat kedai yang terlalu ‘wah’

Kesalahan mendasar yang dilakukan kedai kopi dengan pasar anak muda adalah mendesain warung kopi secara mewah dan mencolok. Percaya atau tidak, banyak orang yang segan mendatanginya karena khawatir harganya mahal, apalagi untuk kelas anak SMA dan mahasiswa. Warung kopi yang selalu ramai di sini desainnya biasa saja, tidak istimewa, dan terkadang tak terlalu terang cahayanya. Tidak ada neon box mencolok atau pernak-pernik tak penting lainnya. Konsepnya benar-benar simpel ala warung kopi biasa.

3. Desain ruangan yang baik

Warung Kopi Nyaman

Untuk interior warung kopi, pilihlah yang nyaman dan tak perlu terlalu bagus. Atur kursi-kursi yang rapi dan jangan terlalu berdekatan antar meja karena pengunjung juga butuh privasi. Sediakan pula beberapa meja dan kursi panjang tanpa sandaran untuk mengakomodasi pengunjung yang datang dalam rombongan. Pastikan pengaturan kursi tidak terlalu berdempetan hingga terkesan sumpek.

4. Musik dan pencahayaan

Sepele tapi sangat penting: musik dan pencahayaan. Warung kopi yang membidik anak muda sebaiknya menyetel musik general, tidak mengacu pada satu genre tertentu (misalnya rock) agar pengunjung tak bosan dan tidak timbul anggapan bahwa warung Anda ‘warung anak rock,’ ‘warung anak metal,’ dan seterusnya. Volume jangan terlalu keras karena itu sangat tidak nyaman dan membuat obrolan susah dilakukan.

Pencahayaan juga jangan terlalu terang. Anak muda yang ngopi lebih suka suasana agak temaram (tapi jangan terlalu gelap) karena mereka bisa rileks sambil ngobrol. Menurut pengamatan penulis, warkop yang terlalu terang biasanya tak terlalu ramai pengunjung.

5. Papan menu

Menu Warung Kopi

Papan menu WAJIB ada beserta harganya. Tak sedikit usaha kuliner yang sepi hanya gara-gara pemilik usaha tidak memasang papan menu dan menyertakan harganya. Pengunjung tentunya ingin tahu pasti berapa harga makanan dan minuman yang ditawarkan agar nanti tak merasa tertipu.

6. Jangan cuma kopi

Tak semua orang yang datang ke warung kopi menyukai kopi. Karena itu sediakan menu minuman lain. Yang umum ditawarkan di sini selain kopi adalah susu, kopi susu, STMJ, teh, jeruk, soda gembira, dan cokelat. Biarkan pengunjung yang memilih dan pastikan harganya murah serta rasanya nikmat. Ingat, pengunjung muda itu sangat sensitif harga lho.

7. Sediakan menu makanan kecil

Warkopi

Warung kopi juga butuh menu selain minuman, yaitu makanan ringan. Biasanya ini malah lebih keras penjualannya dibanding kopi sendiri. Tak perlu makanan berat seperti nasi goreng atau mie, cukup sediakan pilihan menu simpel seperti roti bakar aneka rasa, jagung serut, atau ketan. Pengunjung pasti menyukainya.

8. Selalu jaga kebersihan

Dalam bisnis kuliner, termasuk bisnis warung kopi, kebersihan wajib dijaga. Pengujung muda memang biasanya meninggalkan banyak sampah di atas dan di bawah meja sesuai makan/minum. Segera bersihkan setelah pengunjung angkat kaki karena itu sangat penting. Jangan sampai pelanggan yang baru datang bingung memilih tempat duduk karena meja yang kosong penuh sampah.

Sediakan asbak yang cukup karena mereka biasanya merokok. Ventilasi warung juga harus dijaga karena jika kurang warung Anda akan terlihat seperti kuburan yang penuh asap. Anda bisa memakai kipas, blower, atau memperbanyak lubang ventilasi.

9. Pasang TV dan WiFi

Ini tak wajib, tapi kadangkala amat ampuh mendatangkan pengunjung. Biasanya, orang sengaja datang ke warkop hanya untuk nobar, nonton pertandingan sepakbola, MotoGP, atau menonton event-event lainnya. Tentunya ini bisa jadi peluang bagus untuk menjaring sebanyak-banyaknya pelanggan. Mereka mungkin bisa nongkrong sampai berjam-jam, tapi jangan khawatir, mereka pasti pesan banyak!

Dan salah satu senjata ampuh lainnya adalah free WiFi alias internet gratis. Tak wajib sih karena kebanyakan pengunjung muda pasti punya mobile data sendiri-sendiri di smartphone mereka. Tapi bila Anda mampu menyediakannya, kenapa tidak? Mereka pasti akan senang berlama-lama ngopi di warung Anda sambil internetan. Bila Anda belum mampu membayar tagihan bulanannya, sekali lagi tidak masalah.

10. Sediakan rokok

Memang tak semua warung kopi juga berjualan rokok, tapi bila memungkinkan, kenapa tidak? Pengunjung laki-laki seringkali kehabisan rokok saat ngopi dan terpaksa mencari rokok ke kios-kios lain. Kenapa Anda tak memanfaatkan peluang bagus ini? Sediakan rokok yang paling cepat laku dan harganya harus normal sesuai pasaran.

11. Selalu ramah dan sopan

Dan kunci kesuksesan bisnis kuliner Anda, apapun itu, adalah keramahan dan kesopanan. Seburuk apapun mood Anda, tetap layani pembeli dengan baik, ramah, dan sopan. Selalu murah senyum dan ringan tangan agar pengunjung terkesan dengan keramahan Anda. Sekali saja Anda bersikap tak menyenangkan, maka pengunjung dan teman-temannya akan enggan kembali.

Demikianlah 11 kunci sukses berbisnis warung kopi dengan target anak muda. Semoga berhasil ya bisnis warung kopi Anda!

Komentarmu

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.