Keunikan Istana dan Benteng Alhambra di Spanyol

Alhambra adalah sebuah istana dan benteng di selatan Spanyol. Bangunan besar nan megah ini dulunya adalah rumah bagi kaum Moor Muslim yang memerintah Spanyol ratusan tahun yang lalu. Alhambra dibangun di hamparan tanah datar yang tinggi dan menghadap ke kota Granada. Alhambra mencakup istana dan benteng yang menjaganya, yang dikenal sebagai Alcazaba. Alcazaba adalah bagian tertua dari kompleks ini. Hanya dinding luar, menara, dan benteng besarnya yang tersisa.

Alhambra

Di luar istana dan benteng ada Alhambra Alta (Alhambra atas). Ini adalah rumah bagi para pejabat tinggi serta bagian dari kota kerajaan yang berfungsi sebagai pusat pemerintahan. Pengadilan utama istana adalah Patio de los Arrayanes (Pengadilan Myrtles) dan Patio de los Leones (Pengadilan Lions). Di tengah Pengadilan Lions ada Fountain of Lions (Air Mancur Singa), baskom air besar yang ditopang oleh 12 singa marmer putih.

Kompleks Alhambra juga meliputi istana musim panas yang dikenal sebagai Generalife. Istana musim panas memiliki halaman luas yang dikelilingi oleh taman, kolam renang, dan air mancur. Sebuah teater dalam Generalife adalah situs pertunjukan internasional musik dan tari.

Muslim menyerbu tempat yang sekarang menjadi Spanyol di awal tahun 700-an. Mereka akhirnya menaklukkan sebagian besar wilayah dan mendirikan beberapa kerajaan yang terpisah. Selama bertahun-tahun, para penguasa Muslim beperang melawan penguasa lokal. Mereka membangun sebuah benteng di situs Alhambra sebelum tahun 1100.

Pada tahun 1238, penguasa baru dari kerajaan Muslim Granada menjadikan Alhambra rumah mereka dan mulai membangun istana. Pada tahun 1200-an, kerajaan Kristen dari Castile dan Aragon merebut kembali sebagian wilayah Spanyol. Tapi Granada tetap dikuasai Muslim sampai tahun 1492.

Setelah mengusir orang Moor terakhir dari Spanyol, para penakluk Kristen menghancurkan sebagian besar interior Alhambra. Penguasa Spanyol Charles I, yang memerintah dari tahun 1516 sampai 1556, membangun kembali bagian-bagian dari istana dalam gaya Renaisans.

Alhambra mengalami kerusakan lebih lanjut pada tahun 1812, ketika pasukan Prancis meledakkan beberapa menara istana. Pada tahun 1821, gempa bumi menyebabkan kerusakan lebih lanjut pada struktur megah ini. Restorasi bangunan dilakukan pada tahun 1828 dan terus berlanjut sampai tahun 1900-an.

Pada tahun 1984, United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) menunjuk Alhambra dan Generalife sebagai situs Warisan Dunia. Ini adalah situs yang dianggap memiliki “nilai-nilai universal yang luar biasa” karena signifikansi budaya atau alamnya.

Komentar Anda