Mengenang Junko Tabei Sang Wanita Perkasa dari Jepang

Junko Tabei, wanita pertama yang mencapai puncak gunung tertinggi di dunia, meninggal dunia pada usia 77 tahun di negara asalnya, Jepang, pada tanggal 20 Oktober 2016. 41 tahun yang lalu, ketika ia berusia 35 tahun, Tabei mendaki Gunung Everest. Ia menaklukkan gunung setinggi 8.848 meter itu sebagai bagian dari kelompok pendaki wanita beranggotakan 15 orang (enam orang sherpa yang menyertai mereka semuanya adalah pria). Tabei berhasil mencapai puncak gunung tertinggi di dunia pada tanggal 16 Mei 1975.

junko-tabei

Tidak hanya menjadi wanita pertama yang mencapai puncak Everest, Tabei juga menjadi wanita pertama yang bergabung dengan klub Seven Summits yang telah mendaki puncak gunung-gunung tertinggi di tujuh benua. Pendaki Jepang ini mencapai tujuannya pada tahun 1992, mendahului penemuan berbagai alat pendakian modern seperti GPS dan ponsel darurat.

Bukan hanya gunung yang ditaklukkan Tabei; ia juga melawan norma-norma budaya. Pada tahun 1969, ia mendirikan Ladies Climbing Club, sebuah organisasi yang motonya adalah “Mari kita pergi berekspedisi ke luar negeri sendiri.” Tabei mendapat kritik publik karena berusaha ke puncak Everest dengan ‘meninggalkan’ anaknya yang masih berusia tiga tahun dan suaminya di rumah.

“Kami diberitahu bahwa kami seharusnya membesarkan anak-anak sebagai gantinya,” kata Tabei kepada The Japan Times pada tahun 2012.

Tabei tetap menjadi seorang hiker aktif di sepanjang hidupnya. Pendakian terakhirnya terjadi di tahun 2011 ketika ia mendaki Gunung Fuji dengan sekelompok siswa SMA, menurut kantor berita Jepang NHK. Tabei didiagnosis dengan kanker empat tahun yang lalu dan akhirnya meninggal dunia pada usia 77 tahun.

Komentar Anda