Nama Pemain dan Fakta Seru Film Face/Off (1997)

Face/Off adalah film laga fiksi ilmiah garapan sutradara John Woo. Film yang mendapat pengakuan secara universal ini menceritakan Agen Spesial FBI, Sean Archer, yang begitu terobsesi untuk menangkap sekaligus menuntaskan dendamnya pada teroris mematikan Castor Troy. Ketika Archer dan timnya berhasil menyudutkan Troy, sebelum koma Troy mengisyaratkan bahwa ia menanam sebuah bom berdaya ledak mengerikan di Los Angeles. Dan satu-satunya orang yang mengetahui lokasi bom itu adalah adik Troy, Pollux, yang tak akan bersedia mengungkapkannya. Archer pun melakukan cara yang tak lazim untuk menggali informasi itu, yaitu mengubah wajahnya menjadi seperti Troy melalui transplantasi wajah.

Face/Off

Nama para pemeran utama Face/Off:

John Travolta, pemeran karakter Sean Archer/Castor Troy

Nicolas Cage, pemeran karakter Castor Troy/Sean Archer

Joan Allen, pemeran karakter Dr. Eve Archer

Gina Gershon, pemeran karakter Sasha Hassler

Alessandro Nivola, pemeran karakter Pollux Troy

Beberapa fakta tentang Face/Off:

~ Face/Off dibuat dengan budget 80 juta dolar AS dan berhasil menjaring pendapatan sampai sebesar 245 juta dolar AS di box office. Film ini juga mendapat satu nominasi Oscar kategori Penyuntingan Suara Terbaik.

~ Nicolas Cage awalnya menolak peran Castor Troy karena ia kurang tertarik memerankan penjahat. Namun ketika diberitahu bahwa perannya akan berubah menjadi pahlawan, ia pun segera menyetujuinya.

~ Awalnya, Arnold Schwarzenegger dan Sylvester Stallone digadang-gadang akan menjadi duo pemeran utama, tetapi ketika John Woo ditarik untuk menyutradarai film ini, ia memutuskan John Travolta dan Nicolas Cage akan lebih cocok menjadi duo pemeran utamanya.

~ Berbeda dengan film-film terdahulunya macam Hard Target dan Broken Arrow, ini menjadi pertama kalinya bagi John Woo untuk menggarap sebuah film dengan kontrol penuh nyaris tanpa campur tangan studio.

~ Naskah yang diberikan pada John Woo sebenarnya berlatar belakang di masa depan, namun Woo mengganti setting waktunya menjadi masa kini agar bisa fokus pada elemen dramatis dan psikologis dari plot film ini.

Komentar Anda