Profil Lengkap BoA, Sang Ratu Musik Pop Korea Selatan

Kwon Bo-ah alias BoA adalah penyanyi papan atas Korea. Wanita kelahiran 5 November 1986 ini menyebut hip hop sebagai pengaruh utama musiknya, di samping dia juga menikmati musik-musik R&B. Deretan musisi favoritnya adalah Michael Jackson, Whitney Houston, Justin Timberlake, dan Ne-Yo; tak heran sebagian besar musik BoA bernuansa dance-pop atau R&B.

BoA juga menyanyikan lagu-lagu balada, karena itulah dia sering dibandingkan dengan penyanyi Jepang Ayumi Hamasaki dan Hikaru Utada. Album debutnya, ID; Peace B, berisi lagu-lagu pop urban, balada, dan dance upbeat.

BOA

Seiring perkembangan karirnya, dia mulai bereksperimen dengan style musik yang berbeda. Album Valenti kebanyakan berisi musik balada; Love and Honesty merupakan eksperimen dengan musik R&B dan rock yang “lebih keras.”

Karena aransemen dan penulisan lagu BoA banyak dikerjakan oleh stafnya, BoA sering dikritik sebagai “bintang pop buatan.” Sebagai tanggapan atas kritik tersebut, BoA mengatakan bahwa “jika seseorang memaksa kemauan mereka sendiri terhadap suatu hal, maka hal-hal yang seharusnya berjalan dengan benar dapat dengan mudah salah” dan bahwa dia “tidak terlalu keberatan dengan ungkapan bahwa dia adalah seorang bintang karbitan. Faktanya, hal itu memang benar karena SM Entertainment telah menciptakan lingkungan dan mengondisikan semuanya agar BoA bisa sukses seperti sekarang.”

Meskipun rilis-rilisan awalnya mengusung gaya “cute” dan “youthful,” BoA mulai menyajikan imej yang lebih matang, dimulai dari album My Name. Dalam sebuah wawancara dengan Talk Asia, Anjali Rao mencatat bahwa beberapa kalangan merasa bahwa My Name menandai dimulainya penurunan popularitas BoA

Kemudian muncul pertanyaan: apakah publik akan tetap melihat BoA sebagai “Little Baby BoA”? BoA pun menjawab, “Sambil saya meminta maaf kepada orang-orang yang masih menginginkan baby BoA, sebenarnya apa sih yang bisa saya lakukan? Saya terus tumbuh! Saya tidak bisa menghentikan hal itu.”

BoA sejauh ini telah berkolaborasi dengan seniman-seniman top dunia. Di antara artis Jepang yang pernah perform dengannya adalah grup hip hop M-Flo untuk single “The Love Bug,” penyanyi pop Kumi Koda, dan DJ house Mondo Grosso.

BoA juga telah tampil bersama artis-artis Barat. Lagu “Flying Without Wings” dari albumnya, Next World, adalah buah kolaborasi dengan band Irlandia Westlife yang mengcover lagu aslinya; single Bratz “Show Me What You Got” dibawakan dengan Howie D dari band Amerika Backstreet Boys.

BoA juga bekerja sama dengan Akon menyanyikan lagu “Beautiful” yang dimasukkan ke dalam album Jepang ketiganya, Freedom. Artis-artis lain yang telah berkolaborasi dengannya antara lain Soul’d Out, Dabo, Verbal (dari M-Flo), Rah-D, Seamo, TVXQ, Yutaka Furakawa (dari band Doping Panda), dan Crystal Kay untuk single “After Love: First Boyfriend/Girlfriend.” Band rock Amerika, Weezer, mengcover lagu “Meri Kuri” untuk versi Jepang dari album mereka, Weezer.

BoA2

BoA adalah artis yang sangat kondang di Korea Selatan dan Jepang; popularitasnya di kedua negara ini dikaitkan dengan keterampilan linguistiknya (dia bisa berbicara dan merekam lagu-lagunya dalam bahasa Jepang, Korea, dan Inggris) dan ketertarikan Jepang terhadap budaya pop Korea dimulai pada awal tahun 2000-an ketika kedua negara mulai mempromosikan pertukaran budaya.

Popularitas BoA meluas ke seluruh wilayah Asia. Dia memiliki banyak penggemar di China, Hong Kong, Taiwan, Malaysia, dan Singapura. Dia telah menyatakan rencananya untuk memasuki pasar global. Pada bulan Juni 2006, video musik lagu Koreanya, “My Name,” berhasil menjadi video musik pertama yang pernah ditampilkan di MTV K, sebuah saluran musik MTV yang ditujukan untuk orang Amerika keturunan Korea.

Karena daya tarik fisiknya yang besar, BoA telah tampil menghiasi iklan untuk berbagai merek. Brand-brand yang pernah dipromosikannya antara lain L’Oréal, Olympus, Lotte, Nike, perusahaan kosmetik Jepang KOSÉ, Skechers, Audio-Technica, GM Daewoo, dan L’Occitane.

Boa3

Tujuh lagu BoA telah dijadikan lagu tema. “Every Heart: Minna no Kimochi” digunakan sebagai lagu tema penutup untuk anime Inuyasha. “Beside You: Boku o Yobu Koe” digunakan sebagai lagu tema pembuka untuk anime Monkey Typhoon, dan “Key of Heart” adalah lagu tema untuk rilisan Jepang dari Over the Hedge.

Adapun “Your Color” adalah lagu tema dari video game Ninety-Nine Nights. “Mamoritai: White Wishes” menjadi lagu tema dari video game Tales of Graces. “Tail of Hope” dipakai sebagai lagu tema untuk drama Jepang Hakui no Namida, dan “Masayume Chasing” digunakan sebagai lagu tema pembuka ke-15 untuk anime Fairy Tail.

Popularitas Boa  yang meluas juga membuatnya menjadi duta budaya. Dia telah mewakili Korea Selatan dalam event-event musik inter-Asia dan telah muncul dalam buku teks berbahasa Inggris yang dipublikasikan Oxford University Press. Masih banyak pencapaian yang sudah diukir BoA, termasuk segudang nominasi dan penghargaan yang pernah dia terima. Maka tak salah rasanya kita menyebut BoA sebagai Ratu Musik Pop Korea Selatan.

Komentar Anda