Tidur Setelah Belajar Bisa Membuat Kita Lebih Pintar?

Tidur setelah belajar memang tidak selalu membuat kita lebih pintar, tapi hal ini membantu meningkatkan daya ingat dan memungkinkan otak untuk memproses informasi lebih efisien. Pada tahun 2008, para peneliti di Jerman meminta peserta siswa untuk menghafal daftar 30 kata sebagai bagian dari studi tentang tidur dan belajar. Setelah beberapa waktu dihabiskan untuk menghafalkan daftar tersebut, beberapa siswa diberi kesempatan untuk tidur sejenak sementara yang lain diminta untuk tetap terjaga.

tidur

Ketika para siswa ditanyai tentang berapa banyak kata yang bisa mereka ingat dari daftar tersebut, mereka yang tidak tidur rata-rata hanya dapat mengingat kurang dari tujuh kata. Mereka yang tidur hanya enam menit rata-rata dapat mengingat delapan kata, sementara mereka yang tidur siang selama 36 menit bisa mengingat sembilan kata atau lebih. Menurut Harvard Medical School, tidur sejenak tidak hanya memberikan dorongan memori, tetapi juga membuat perbedaan besar dalam hal mengingat.

Penelitian lain yang dilakukan pada tahun 2010 menunjukkan bahwa tidur tidak hanya memberikan ingatan yang lebih baik, tetapi juga memungkinkan seseorang merangkai informasi sedemikian rupa untuk memecahkan masalah. Sebagai bagian dari studi ini, para siswa diminta untuk masuk ke labirin yang kompleks, kemudian mereka diminta tidur selama 90 menit.

Hasilnya, mereka yang bermimpi tentang labirin saat tidur bisa melewati labirin tersebut dengan lebih baik dibandingkan mereka yang tidak bermimpi tentang labirin. Harvard Medical School juga menyatakan bahwa bermimpi bisa bermanfaat untuk mengatur dan mengkonsolidasikan informasi, sehingga lebih berguna untuk seseorang nantinya.

Penelitian lain menunjukkan bahwa tidur tidak hanya mengembalikan kekuatan otak, tapi juga meningkatkan kemampuan belajar. Pada awal studi tahun 2010, sekelompok siswa diuji memorinya pada sesuatu yang didasarkan pada fakta dan hasilnya hampir sama. Setengah dari kelompok itu kemudian diminta untuk tidur selama 100 menit, sementara separuh lainnya tetap terjaga. Ketika para peserta diuji lagi malam itu, mereka yang telah tidur siang bisa mengingat lebih baik dari sebelumnya, sedangkan siswa yang tidak tidur siang menjadi lebih buruk ingatannya.

Ada kemungkinan bahwa otak sudah begitu penuh dengan informasi hingga tidak dapat beroperasi secara efektif setelah menjalani satu periode tanpa tidur. Para ilmuwan telah menemukan fakta bahwa saat Anda sedang terjaga, otak menyimpan memori dalam hipokampus. Setelah terlalu lama terjaga tanpa tidur, bagian dari otak ini akan melamban dan kelelahan, membuat Anda kurang cepat dalam mempelajari sesuatu atau bahkan tidak berfungsi dengan baik. Ketika Anda tidur, otak mentransfer memori dan informasi dari hipokampus lalu menyimpannya dalam korteks prefrontal untuk jangka panjang. Jika ‘stasiun memori’ jangka pendek Anda kosong dan bersih, otak Anda dapat berfungsi prima ketika Anda terbangun.

Komentar Anda