Wawancara dengan Kang Ji-hwan Seputar Dramanya, Monster

Episode terakhir dari drama panjang MBC, Monster, selesai disiarkan pada akhir bulan lalu. Drama yang dibintangi Kang Ji-hwan ini memang tidak menjadi drama terpopuler. Namun berkat kesetiaan pemirsa yang terus mengikuti cerita drama ini, drama ini bisa mengais rating rata-rata hampir 10% dari keseluruhan seri. Sang aktor utama, Kang Ji-hwan, angkat bicara soal drama yang ia bintangi bersama Sung Yu-ri ini.

kang-ji-hwan cute

“Pada awalnya, saya sangat terpukul ketika rating turun,” ungkap Kang Ji-hwan dalam wawancaranya dengan media lokal Ilgan Sports, “Namun, karena penonton terus bersemangat dan setia, drama ini mampu mempertahankan posisi kedua secara keseluruhan, terlepas dari kompetisi yang harus kami hadapi.”

Kang Ji-hwan dalam dalam serial ini berperan sebagai seorang pengusaha yang ingin membalas dendam terhadap pamannya yang telah membunuh orang tuanya untuk mencuri harta kekayaan mereka. Dan berikut kutipan wawancara aktor tampan ini.

~*~

Q: Bagaimana perasaan Anda setelah menyelesaikan program yang berlangsung selama enam bulan?

A: Saya sudah syuting drama ini selama delapan bulan. Ini adalah pertama kalinya bagi saya untuk bekerja dalam sebuah drama 50 episode. Meskipun secara emosional dan fisik begitu menantang, saya senang saya mampu melakukannya, menyelesaikan sampai akhir tanpa kehilangan senyum saya.

Q: Apa yang Anda lakukan setelah drama selesai?

A: Saya melakukan pembicaraan dengan penulis dan para aktor drama. Saya juga bertemu orang tua dan teman-teman saya, dan bisa banyak tidur, hal yang tidak bisa saya nikmati saat syuting drama ini.

Q: Saat syuting, apakah ada sesuatu yang begitu Anda perhatikan atau membuat Anda penasaran?

A: Hal yang paling banyak dibicarakan di antara para pemain adalah karakter wanita mana yang akhirnya akan menjalin hubungan dengan saya. Kami membahas banyak asmara. Dan dalam hal akting, saya diminta untuk meneteskan beberapa tetes darah ke mata saya untuk meninggalkan kesan yang kuat di akhir drama. Saya ingin benar-benar menunjukkan air mata darah untuk pemirsa.

Q: Ada beberapa adegan laga di Monster. Apakah Anda pernah terluka saat memfilmkan adegan itu?

A: Salah satu hal yang paling sulit saat syuting drama itu adalah kecelakaan dan cedera. Biasanya dalam serial drama standar (sekitar 20 episode), syuting menjadi intens di awal dan di akhir. Dalam Monster, saya harus pergi ke Hainan (China selatan) untuk syuting dua episode pertama dan saya kebanyakan harus bekerja sepanjang malam sampai drama mencapai episode ke-30. Saya menderita sakit perut dan bahkan mengalami kecelakaan mobil setelah syuting sepanjang malam. Itu sangat berat.

Q: Anda telah diakui sebagai seorang ahli dalam drama balas dendam melalui karya Anda. Bagaimana perasaan Anda tentang hal itu?

A: Saya kira saya mendapat gelar tersebut karena saya telah membintangi begitu banyak drama balas dendam, seperti Big Man dan Incarnation of Money dan baru-baru ini Monster. Saya tidak berniat untuk terus-menerus bermain dalam drama balas dendam. Tapi saya yakin saya harus banyak ambil bagian dalam drama-drama semacam itu karena saya suka akting yang melibatkan sukacita, kemarahan, kesedihan, dan kesenangan di samping akting. Saya selalu baru menyadari bahwa proyek drama yang saya terima adalah drama balas dendam setelah saya setuju untuk membintanginya. Saya pikir saya harus selalu ingat (untuk tidak memilih drama balas dendam) untuk proyek berikutnya.

Q: Apakah Anda bersedia untuk mengerjakan drama 50 episode lagi?

A: Lagi? Untuk saat ini, saya akan berpartisipasi dalam drama singkat (tertawa). Karena saya sudah terbiasa bekerja dalam serial pendek, tubuh saya mengatakan kepada saya bahwa pekerjaan saya sudah selesai, tapi Monster terus berlanjut. Saya secara fisik lelah. Bahkan saya tidak punya waktu untuk pergi ke rumah sakit. Saya juga jatuh sakit dan wajah saya mulai terlihat aneh di layar kaca. Ini membuat saya stres, yang pada gilirannya memperburuk kesehatan saya.

Q: Apakah Anda memiliki rencana untuk menikah?

A: Saya bermimpi untuk tinggal di rumah desa dengan calon istri saya setelah menikah. Jadi saya baru saja pindah rumah dan melakukan renovasi besar. Saya selalu berharap untuk menikah (tertawa).

Komentar Anda