6 Fakta Menarik Seputar Yoo Ji-tae

Yoo Ji-tae adalah aktor sekaligus sutradara Korea yang sudah berkiprah di ranah perfilman Korea sejak tahun 1998. Pria kelahiran 13 April 1976 ini sempat mencicipi dunia model sebelum memantapkan diri untuk menekuni dunia akting. Ji-tae memperoleh ketenaran awal lewat dua film yang ia bintangi, yaitu Attack the Gas Station dan Ditto. Ia lantas menjajal dunia penyutradaraan dengan merilis film pendek The Bike Boy di tahun 2003. Salah satu karya penyutradaraannya yang cukup terkenal adalah film tahun 2013, Mai Ratima. Berikut enam hal unik dari sosok Yoo Ji-tae.

Foto Yoo Ji-tae

1. Yoo Ji-tae memperoleh ketenaran besar berkat kerjasamanya dengan sejumlah sutradara beken, seperti Hur Jin-ho di film One Fine Spring Day (2001), Park Chan-wook di film Oldboy (2003), serta Hong Sang-soo di film Woman is the Future of Man (2004).

2. Dalam suatu wawancara, Yoo Ji-tae mengatakan bahwa ia dibesarkan oleh ibunya seorang diri. Ia juga menceritakan bahwa ibunya adalah seorang perawat yang ingin menjalankan rumah sakit untuk orang-orang lanjut usia. Ji-tae ingin membantu ibunya secara finansial untuk mewujudkan impiannya dan ia juga ingin mendirikan panti asuhan.

3. Bintang drama The Good Wife ini sangat aktif dalam kegiatan sosial. Ia pernah membantu mendirikan taman kanak-kanak di Nepal, mendonasikan uang untuk korban gempa Haiti, menyumbang dana untuk pendirian sekolah di Myanmar, dan segudang kegiatan filantropis lainnya.

4. Yoo Ji-tae bertemu istrinya, aktris Kim Hyo-jin, di tahun 2003 ketika mereka menjadi model untuk brand pakaian yang sama. Pasangan ini termasuk satu dari sedikit pasangan seleb Korea yang secara terang-terangan mengakui status hubungan asmara mereka. Mereka pun akhirnya menikah pada 2011.

5. Film besar pertama yang disutradarainya, Mai Ratima, didasarkan dari sinopsis yang ditulisnya 15 tahun silam di kampus. Film itu pun mendapat penghargaan di Festival Film Deauville Asian.

6. Dengan kapasitas yang dimilikinya, Yoo Ji-tae telah berkali-kali didaulat menjadi juri festival film, seperti di Busan dan Tokyo.

Komentar Anda