7 Grup Debutan K-Pop Tahun 2017 yang Kurang Greget

Tahun 2017 menandai kelahiran grup-grup baru yang langsung melesat dan meramaikan panggung K-Pop, seperti Wanna One dan Pristin. Tapi di antara banyak debutan itu, ada beberapa grup yang debutnya dianggap kurang greget dan membuat mereka berstatus sebagai underrated. Minimnya sorotan dan popularitas di awal karir harus segera mereka atasi di tahun ini jika mereka masih mau eksis di tahun-tahun mendatang.

Berikut tujuh grup idol yang kami maksud tersebut.

1. Dream Catcher

Dream Catcher

Girlband dari Happy Face Entertainment ini dulunya dikenal dengan nama MINX, tapi tahun lalu mereka didebutkan ulang sebagai Dream Catcher. Label sudah mendebutkan mereka di awal tahun 2017 dengan single album Nightmare. Dan meski Dream Catcher mendapat apresiasi dari para kritikus musik, grup ini belum benar-benar meledak. Tapi tahun 2018 kesempatan itu ada karena mereka dikabarkan akan menggelar tur Eropa. Wow!

2. Varsity

Varsity

Varsity sempat menarik perhatian karena salah satu membernya, Manny, adalah idol Muslim pertama di dunia K-Pop. Selebihnya tak ada hal besar lain yang diciptakan grup beranggotakan 12 orang ini. Mereka merilis karya pertama, “U R My Only One,” pada 5 Januari 2017 dan setelah itu mereka tak terlalu bersinar terang di pusaran mainstream K-Pop.

3. A.C.E

ACE

A.C.E alias Adventure Calling Emotions terdiri atas lima member dan boyband ini debut pada tanggal 23 Mei 2017 melalui single “Cactus.” Mereka juga menarik perhatian berkat cover-cover mereka di YouTube. Pada bulan September, dua member mereka, yaitu Jun dan Chan, berpartisipasi dalam acara The Unit. Lalu pada bulan November, tiga member tersisa mengikuti Mix Nine. Praktis A.C.E kini pun berada dalam masa semi-hiatus.

4. ONF

ONF

Boyband potensial lainnya yang tergolong underrated adalah ONF, singkatan dari On N Off. Grup beranggotakan tujuh orang ini didebutkan WM Entertainment pada 2 Agustus 2017 dengan mini album ON/OFF. Tak lama setelah debut, para member mengikuti program survival show, Mix Nine, dan mereka semua lolos audisi. ONF belum bisa menggebrak panggung K-Pop dengan kiprah singkat mereka.

5. Seven O’Clock

Seven O'Clock

Mungkin hanya sedikit K-Poppers yang mengetahui grup baru ini. Seven O’Clock didirikan oleh Staro Entertainment dan KDH Entertainment tahun lalu. Grup ini beranggotakan enam member dan debut pada 16 Maret 2017 dengan EP Butterfly Effect. Penjualan EP ini begitu rendah dan lagu utamanya, “Echo,” melempem di tangga musik. Ini menjadi PR besar bagi Seven O’Clock untuk meningkatkan kualitas karya dan popularitas mereka atau mereka takkan berumur lama.

6. Myteen

Myteen

Mengusung konsep yang fresh dan vibrant ala remaja, Myteen didebutkan The Music Works pertengahan tahun lalu dengan sebuah mini album bertajuk Myteen Go! yang punya tujuh buah lagu. Tapi pada bulan Oktober, lima member Myteen mengikuti audisi Mix Nine dan hanya tiga darinya lolos masuk 170 besar. Karena itulah untuk saat ini Myteen belum bisa tampil secara penuh sampai aktivitas ketiga member itu di Mix Nine selesai.

7. The Rose

The Rose

Band pop rock bentukan J&Star Entertainment ini samasekali tidak gagal, mereka hanya kurang melesat di Korea setelah debut dengan single “Sorry” pada 3 Agustus 2017. Padahal popularitas The Rose sudah lumayan di luar negeri dan “Sorry” bahkan dinobatkan Billboard sebagai salah satu lagu K-Pop terbaik dari tahun 2017. Setelah menggelar konser solo di Seoul, The Rose berencana mengadakan tur keliling Eropa tahun ini. Diharapkan The Rose bisa melahirkan lebih banyak karya lagi tahun ini demi memperkuat popularutas mereka di negeri sendiri.

Komentarmu