7 Hal Menarik dari Film Pride & Prejudice (2005)

Film romantis yang dibintangi Keira Knightley dan Matthew Macfadyen ini didasarkan dari novel Jane Austen berjudul sama. Disutradarai oleh Joe Wright, Pride & Prejudice menuai kesuksesan secara finansial dan kritis. Empat nominasi Oscar didapatkan film berdurasi 127 menit ini. Berlatar belakang di akhir abad ke-18, lima bersaudara dari keluarga Bennett, yaitu Jane, Elizabeth, Mary, Kitty, dan Lydia, hidup berkecukupan di daerah pedesaan Inggris. Kehidupan yang relatif tenang ini mulai berubah semenjak kedatangan Charles Bingley dan Mr. Darcy di lingkungan mereka.

Pride & Prejudice (2005)

Berikut tujuh fakta tentang film Pride & Prejudice.

1. Dengan budget yang hanya 22 juta dolar AS, Pride & Prejudice sukses mengemas keuntungan fantastis, mencapai 121 juta dolar AS dan menandai kesuksesan komersialnya.

2. Rosamund Pike, yang menjadi pilihan satu-satunya sutradara Joe untuk memerankan Jane Bennet, rela menolak tawaran peran sebagai Rita Skeeter dalam film Harry Potter and the Goblet of Fire (2005) demi berpartisipasi dalam Pride & Prejudice.

3. Pemeran Mr. Darcy, Matthew Macfadyen, memiliki penglihatan yang buruk. Ketika syuting dalam suasana berkabut, sutradara Joe berada di belakang kamera sambil mengibaskan bendera merah agar Macfadyen tahu kemana ia harus berjalan.

4. Sutradara Joe awalnya kurang yakin untuk memasang Keira Knightley sebagai pemeran Elizabeth lantaran Keira terlalu cantik untuk peran itu. Namun belakangan Joe berubah pikiran saat ia mempertimbangkan perangai tomboy Keira akan sempurna untuk peran ini.

5. Keira sebenarnya tengah mempersiapkan diri untuk bermain dalam film Domino saat ia memfilmkan Pride & Prejudice. Ia sudah memotong pendek rambutnya dan harus mengenakan wig serta lengan panjang untuk menutupi otot lengannya selama beberapa minggu terakhir syuting.

6. Talulah Riley, pemeran Mary, anak ketiga dalam keluarga Bennet, sebenarnya lebih muda dari Carey Mulligan, pemeran anak keempat, Kitty. Demikian pula dengan pemeran Lydia si anak bungsu, Jena Malone, yang sebenarnya lebih tua dari Talulah Riley, Jena Malone, serta Keira Knightley yang memerankan anak kedua.

7. Film ini berlatar belakang tahun 1797, tahun ketika Jane Austen menulis konsep pertama dari novel Pride & Prejudice. Hal ini sebenarnya kurang lazim karena kebanyakan film adaptasi Pride & Prejudice berlatar belakang tahun 1813 ketika novel tersebut selesai direvisi dan disempurnakan.

Komentar Anda