Anjing Pemburu Afrika yang Liar dan Terancam Punah

Loading...

Anjing pemburu Afrika adalah spesies anjing liar yang terancam punah. Saat ini hanya ada sekitar 5.000 ekor anjing pemburu Afrika yang tersisa di alam liar. Manusia memburu anjing ini di masa lalu agar mereka tidak memangsa hewan ternak. Anjing pemburu Afrika juga disebut anjing liar Afrika, anjing hyena, atau anjing pemburu Cape.

Gambar Anjing Pemburu Afrika

Anjing pemburu Afrika hanya ditemukan di Afrika. Mereka tinggal di sabana (padang rumput) selatan Sahara. Mereka juga ditemukan di daerah berhutan ringan.

Nama ilmiah dari anjing pemburu Afrika adalah Lycaon pictus, yang berarti “serigala bercat.” Nama ini mengacu pada campuran warna pada bulu anjing ini. Lapisan bulu anjing pemburu Afrika biasanya memiliki corak kuning, hitam, merah, coklat, dan putih. Setiap anjing liar memiliki pola warna yang unik.

Anjing pemburu Afrika memiliki kaki yang panjang serta telinga besar dan bulat. Anjing jenis ini berbeda dengan anggota lain dari keluarga anjing karena mereka hanya memiliki empat jari pada setiap kaki. Anjing lain memiliki lima jari pada setiap kaki.

Anjing pemburu Afrika memiliki berat antara 16 sampai 23 kg. Panjangnya sekitar 76 sampai 104 cm. Sedangkan ekornya memiliki panjang antara 31 sampai 41 cm. Anjing liar Afrika tingginya sekitar 60 cm dari bahu.

Anjing pemburu Afrika adalah karnivora (pemakan daging). Mereka memiliki geraham besar yang membuatnya lebih mudah untuk mengunyah dan memakan tulang. Anjing-anjing ini biasanya berburu dalam kawanan 15 sampai 60 ekor. Mereka memburu hewan berukuran kecil hingga menengah, seperti impala atau springbok. Anjing liar Afrika bisa mengejar mangsa mereka sampai sejauh 5 kilometer dengan tetap mempertahankan kecepatan 60 km/jam. Mereka sering menangkap mangsa mereka setelah pengejaran panjang.

Loading...

Komentarmu

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.