10 Taktik Terbaru untuk Meningkatkan Jumlah Follower Instagram

Sejak Instagram mulai menyortir postingan di feed (beranda) pengguna dengan sebuah algoritma khusus, banyak pengguna, khususnya para pemilik toko online dan marketer, menyadari adanya penurunan jangkauan (reach) dan keterlibatan/interaksi (engagement) organik mereka.

Tapi Anda tak perlu khawatir karena selalu ada jalan keluar untuk mengatasi masalah ini. Fakta menariknya, bisa jadi Anda justru bisa mendapatkan lebih banyak follower dengan algoritma baru Instagram ini.

Dalam postingan kali ini, kami akan membagikan 10 cara mudah dan praktis yang dapat Anda gunakan untuk meningkatkan jangkauan organik Anda di Instagram saat ini, atau dengan kata lain: meningkatkan jumlah follower.

Memahami Algoritma Instagram

Menaikkan follower Instagram

Memahami bagaimana algoritma Instagram bekerja dapat membantu Anda dalam mencari tahu bagaimana cara meningkatkan jangkauan organik Anda di dunia feed algoritmik.

Buffer Social telah menggali algoritma Instagram dan mengungkapkan tujuh faktor kunci dari algoritma Instagram, tapi itu akan kita ulas di postingan berikutnya. Kali ini kita akan fokus terlebih dahulu pada taktik untuk mendapatkan sebanyak mungkin pengikut Instagram.

Berikut adalah 10 langkahnya.

1. Tentukan waktu yang tepat untuk posting

Waktu posting Instagram

Meskipun sekarang Instagram menggunakan timeline algoritmik, waktu posting yang optimal masih relevan karena timing merupakan faktor penting dalam algoritma Instagram.

Memposting gambar atau video pada waktu yang tepat dapat memicu interaksi awal di postingan Anda, yang selanjutnya akan mendorong algoritma Instagram untuk menempatkan postingan Anda di tempat yang lebih tinggi di beranda follower Anda.

Pakar Instagram, Sue B. Zimmerman, menyarankan untuk memposting saat sebagian besar audiens Anda sedang online:

“Mungkin perlu waktu yang cukup lama untuk memahami bagaimana aktivitas pengikut Anda, namun penting untuk memastikan Anda memposting saat sebagian besar audiens Anda sedang online.”

Jika Anda menggunakan Profil Bisnis Instagram, Anda dapat membuka Instagram Insights (Wawasan Instagram) untuk mengetahui kapan para pengikut Anda paling aktif di hari tertentu atau di waktu tertentu dalam satu hari.

Untuk mengakses Instagram Insights, buka tab profil di aplikasi Instagram lalu pilih ikon diagram batang (ikon Insights) di pojok kanan atas. Di sana akan terpampang informasi aktivitas pengikut Anda dan Anda dapat menekan “See More” untuk melihat insight yang lebih terperinci. Contohnya seperti gambar di atas.

2. Bereksperimen dengan video

Foto Video Instagram

Beberapa penelitian menemukan fakta bahwa foto cenderung memicu lebih banyak interaksi (like alias suka dan komentar) dibanding video di Instagram.

Namun menariknya, dalam penelitian yang lebih mendalam kita bisa menarik kesimpulan yang berbeda. News Whip mempelajari akun Instagram dari 31 penerbit berita dan mendapatan penemuan yang menarik.

Meski foto rata-rata lebih disukai (dan memicu interaksi secara keseluruhan) dibanding video, faktanya video bisa menghasilkan lebih banyak komentar dibanding foto. Sebuah video rata-rata bisa mendapatkan jumlah komentar dua kali lipat lebih banyak dibandingkan foto!

Belum diketahui secara pasti apakah algoritma Instagram memberikan penilaian yang sama pada komentar dan like atau tidak. Tapi karena berkomentar membutuhkan lebih banyak usaha daripada memberi like, ada kemungkinan algoritma memberikan nilai lebih pada komentar dibanding suka. Dengan kata lain, postingan yang memiliki lebih banyak komentar kemungkinan akan mendapat posisi lebih tinggi dibandingkan postingan yang memiliki lebih banyak like.

Tahun lalu, Instagram menemukan fakta bahwa waktu atau durasi menonton video di Instagram meningkat lebih dari 40 persen selama periode enam bulan. Pada tingkat pertumbuhan ini, ada baiknya Anda mencoba bereksperimen dengan video untuk meneliti apakah video bisa meningkatkan interaksi dan pencapaian organik Anda di Instagram.

3. Buatlah kontes atau ajukan pertanyaan untuk mendorong interaksi

Membuat kontes atau mengajukan pertanyaan adalah salah satu cara yang menyenangkan untuk mendorong pengikut Anda berinteraksi dengan postingan Instagram Anda.

Buffer Social menyebut kontes berhadiah (giveaway) adalah cara yang efektif untuk mendorong interaksi para follower. Beberapa kalimat pancingan yang bisa Anda pakai misalnya:

  • Untuk mendapat hadiah cantik berupa mug ini, kalian harus ngetag salah satu teman kalian dan menulis komentar “Mau.”
  • Ngomong-ngomong, apa sih film favorit kalian dan kenapa kalian menyukainya?
  • Mau pulsa gratis? Cukup tulis komentar lucu di sini. 10 komentar paling lucu akan mendapatkan pulsa 10-100 ribu.

Meski kontes giveaway biasanya menghasilkan lebih banyak komentar daripada postingan biasa, jangan terlalu sering melakukannya agar  kontes Anda menjadi suatu hal seru yang selalu dinanti-nanti follower.

4. Membuat user-generated content (UGC)

Brian Peters, ahli strategi pemasaran digital Buffer Social, mengembangkan akun Instagram dengan peningkatan jumlah follower mencapai 500% (4.250 menjadi 21.000) dalam waktu kurang dari enam bulan. Rahasianya: user-generated content alias konten buatan pengguna.

Memoderasi konten buatan pengguna dapat mendorong follower untuk selalu aktif berinteraksi dan membagikan konten tersebut. Karena algoritma Instagram menilai hubungan antar pengguna saat menentukan peringkat konten di newsfeed mereka, membangun hubungan dengan follower Anda akan membantu menaikkan peringkat konten Anda lebih tinggi di newsfeed mereka.

Selain jangkauan organik, Crowdtap menemukan bahwa konten buatan pengguna 35 persen lebih berkesan dan 50 persen lebih dipercaya daripada media tradisional dan konten non-UGC lainnya. Hal ini membuat konten buatan pengguna menjadi strategi yang sangat patut untuk dicoba.

Caranya bagaimana? Simpel kok, tak sesulit namanya. Cukup bagikan postingan milik follower (video atau foto) yang Anda anggap paling layak publish atau share. Jangan lupa untuk mengetag pemilik postingan asli. Tambahkan beberapa kata caption yang menarik.

5. Gunakan Instagram Story

IG Story

Menurut survey State of Social Media 2016, sebanyak 63 persen marketer di dunia menggunakan Instagram, namun hanya 16 persen dari mereka yang pernah menggunakan fitur Instagram Story. Ini kesempatan bagus bagi Anda untuk memanfaatkan fitur itu.

Instagram Story punya posisi mencolok di aplikasi Instagram, yaitu di atas newsfeed. Ini memungkinkan Anda bisa tetap berada di puncak feed pengikut Anda dan menarik lebih banyak perhatian mereka. Jika follower Anda melihat Story Anda secara teratur, maka postingan Anda bisa saja mendapat peringkat yang lebih tinggi di beranda mereka.

Perlu dicatat bahwa Story juga dirangking oleh sebuah algoritma khusus, yang kemungkinan besar sangat mirip dengan algoritma feed. Luangkan waktu untuk menyusun Story yang bagus agar posisinya juga bagus.

6. Live

“Trik” serupa adalah live alias siaran langsung di Instagram. Bila Anda menggunakan video live, siaran live Anda akan muncul tepat di depan feed Story, dengan asumsi tidak ada orang lain yang sedang live pada saat bersamaan. Logo “LIVE” juga membuat foto profil Anda terlihat lebih menonjol di aplikasi Instagram.

Social Media Examiner menemukan fakta bahwa semakin sering pengguna melakukan siaran live di Facebook, semakin banyak konten non-live mereka yang mendapat eksposur alias sorotan. Michael Stelzner mengatakan bahwa satu alasannya adalah karena brand mereka menjadi lebih sering muncul di depan follower mereka sehingga follower bisa pergi ke fan page mereka untuk melihat konten mereka lebih banyak, bahkan meski follower itu tidak menonton video live tersebut.

Efek ini bisa dimainkan di Instagram juga. Melihat logo Anda di bagian atas umpan mereka bisa mendorong follower Anda untuk membuka profil Instagram Anda.

Laporan State of Social Media 2016 menunjukkan bahwa video live belum terlalu populer digunakan karena hanya 27 persen marketer yang disurvei yang sudah pernah menciptakan konten video live. Meskipun presentasi itu sudah lebih tinggi saat ini, video live masihlah belum terlalu mainstream. Jadi, ini cara lain yang sempurna untuk membuat profil Anda menjadi semakin menonjol.

7. Gunakan iklan Instagram

Ini mungkin terdengar sedikit kontra-intuitif, tapi iklan Instagram bisa menjadi cara yang efektif untuk menumbuhkan jangkauan organik Anda.

Jika Anda memiliki Profil Bisnis Instagram, Anda dapat mempromosikan postingan yang ada dari dalam aplikasi Instagram. Dengan meningkatkan view pada postingan yang ada dan memilih target pemirsa yang tepat, Anda dapat mengarahkan lebih banyak interaksi ke postingan Anda dan membantunya mendapat posisi terbaik di newsfeed follower.

Layanan berbayar ini pada akhirnya dapat membantu mendorong jangkauan organik Anda.

INSTA

Lalu postingan mana yang sebaiknya Anda promosikan?

Inilah cara yang cepat dan tepat untuk memilih postingan yang paling layak untuk dipromosikan:

  1. Buka Instagram Insights Anda di aplikasi seluler (masuk tab profil dan kemudian pilih ikon diagram batang).
  2. Pilih “See More” di bagian “Top Posts.”
  3. Pilih “Impressions” di bagian atas (pop-up harus bisa muncul di ponsel agar Anda bisa mengatur filter statistik Anda).
  4. Di filter pertama, Anda dapat memilih “All,” “Photos,” atau “Videos” sesuai dengan keinginan Anda.
  5. Di filter kedua, pilih “Engagement.”
  6. Di filter ketiga, pilih “7 days.”

Dari sini Anda bisa menentukan postingan mana yang sebaiknya dipromosikan. Sebisa mungkin pilihlah postingan yang mendapatkan paling banyak interaksi (like dan komen) dari follower Anda karena postingan itu berpeluang besar untuk disukai oleh orang lain yang menjadi target promosi Anda.

8. Jangan sering-sering posting

Saat menjelaskan algoritma media sosial, Michael Stelzner mendorong para marketer untuk memikirkan kembali strategi posting mereka.

“Memikirkan kembali adalah kata kunci di sini. Pikirkan kembali strategi posting Anda di media sosial – Less is actually more!”

Sue B. Zimmerman juga memberikan saran serupa bagi marketer yang ingin mengatasi algoritma Instagram.

“Jika Anda benar-benar ingin terhubung dengan audiens Anda, lebih baik unggah satu gambar bagus daripada 20 gambar biasa-biasa saja. Jadi lain kali sebelum Anda posting, luangkan waktu sejenak dan pikirkan bagaimana konten ini bisa berkontribusi pada brand Anda, dan lakukan dengan efektif untuk mendorong interaksi dari para pengikut Anda.”

Ini semua tergantung alokasi tenaga dan waktu Anda. Alih-alih mengeshare 30 postingan seminggu, gunakan tenaga dan waktu yang sama untuk satu atau dua postingan yang berkualitas.

Konten berkualitas yang relevan dengan pengikut Anda punya kesempatan lebih tinggi untuk mendapatkan respons positif dari pengikut Anda. Pada gilirannya, ini dapat membantu postingan Anda berperingkat lebih tinggi di newsfeed para follower.

9. Buat konten khusus untuk Instagram

Salah satu cara untuk membuat konten berkualitas adalah dengan membuat konten khusus hanya untuk Instagram. Instagram, sebagai platform yang sangat visual, memiliki fokus lebih besar pada foto atau video itu sendiri daripada teksnya. Jadi postingan yang berpeluang sukses di Instagram bisa jadi berbeda dengan di Twitter atau Facebook.

Untuk tim media sosial kecil atau pengelola media sosial tunggal, ada tantangan untuk selalu menciptakan konten unik di setiap platform. Crossposting (posting bersilang) dan repurposisi konten dari platform lain juga bisa dilakukan. Jika Anda ingin melakukannya, lebih baik Anda membuat judul khusus untuk setiap platform media sosial karena follower Anda mungkin mengikuti Anda karena alasan yang berbeda di masing-masing platform.

10. Jadilah pengguna Instagram yang hebat

Poin terakhir ini mungkin sedikit samar namun menyimpulkan banyak poin di atas dengan sempurna. Algoritma media sosial dibuat untuk mendorong perilaku positif dan asli pada platform seperti berbagi (sharing), menunjukkan apresiasi, membalas cepat, dan banyak lagi. Seringkali, mereka juga mencoba untuk mencegah penyalahgunaan atau hacking.

Menjadi pengguna Instagram yang hebat akan membantu Anda mengembangkan jangkauan organik Anda dari waktu ke waktu. Caranya meliputi:

  • Memposting konten berkualitas yang relevan dengan pengikut Anda (baik itu informatif, menginspirasi, atau menghibur).
  • Menjawab pertanyaan di postingan Anda dengan cepat.
  • Berterima kasih kepada orang-orang karena mengomentari postingan Anda.
  • Menjelajahi profil orang lain, ikut berpartisipasi dalam postingan mereka, dan membangun hubungan baik dengan mereka.

Nah, apa strategi Instagram Anda?

Tujuan utama Instagram (dan sebagian besar platform media sosial di internet) adalah membuat pengguna senang dan membiarkan mereka menikmati pengalaman itu. Di Instagram, kita dapat melakukan banyak hal untuk memberikan yang terbaik bagi follower kita, yang pada gilirannya akan menguntungkan diri kita sendiri.

Komentar Anda