Empat Poin untuk Melindungi Kulit dari Polusi Udara

Di zaman sekarang, polusi udara ada di mana-mana dan menjadi ancaman nyata bagi kesehatan kita, termasuk kesehatan kulit. Kini polusi tak hanya ada di kota besar, di pinggiran kota dan desa pun polusi juga ada, terutama karena maraknya penggunaan kendaraan bermotor. Tak hanya itu, asap pembakaran, asap rokok, asap dapur, juga masuk dalam kategori polusi udara.

Cewek Pake Masker

Memang sulit menghindari polusi udara, terutama bila kita tinggal di kota. Udara yang tercemar aneka zat kimia itu kita hirup dan secara langsung bersentuhan dengan kulit kita. Berbagai krim perawatan kulit pun dipakai sebagai perlindungan, termasuk menggunakan masker ketika berkendara atau berada di jalan raya.

Masalah kulit menjadi perhatian lebih kaum wanita, yang tentu saja sangat mengutamakan penampilan. Polusi udara, paparan sinar matahari, dan debu adalah sesuatu yang selalu ingin mereka hindari. Selain mengotori wajah, polusi juga bisa merusak kulit.

Karena itulah para ahli kesehatan kulit dan pakar kecantikan merumuskan sejumlah langkah sederhana untuk menghadapi polusi udara, dan empat poin ini adalah yang paling krusial:

– Minum banyak air putih. Fungsinya jelas, air putih bermanfaat untuk melembabkan kulit yang mulai kering dan kusam karena paparan sinar matahari dan terjangan polusi.

– Sering cuci muka. Ini juga menjadi kewajiban bagi mereka yang ingin keindahan wajahnya terjaga. Berbagai partikel polutan akan tersapu bersih jika Anda rajin cuci muka.

– Gunakan sabun pembersih muka. Selain cuci muka, sabun pembersih muka juga wajib digunakan, terutama yang dapat menghilangkan berbagai zat kimia dan racun yang menempel di kulit tanpa menimbulkan efek samping.

– Oleskan pelembab. Selain minum banyak air, kelembaban kulit juga bisa dikembalikan dengan cepat menggunakan krim pelembab. Semua wanita tahu itu dan sadar betul bahwa krim ini ibarat tameng terakhir melawan polusi udara.

Komentarmu

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.