Tangkis Segala Macam Penyakit dengan 8 Makanan Super Ini

Loading...

Makanan super mengandung berbagai nutrisi untuk melawan penyakit. Makanan seperti ini tersedia di mana-mana, ekonomis, dan lezat tanpa perlu dibubuhi bumbu ataupun penyedap tambahan. Makanan super menyediakan nutrisi tidak hanya untuk menangkis virus dan infeksi, tetapi juga membantu menjaga tubuh dari serangan penyakit yang terkait kekebalan tubuh, seperti arthritis. Makanan super bahkan dapat membantu mencegah beberapa jenis kanker, menurut Academy of Nutrition and Dietetics.

Kita semua ingin melakukan segala yang kita bisa untuk melindungi diri dari penyakit, terutama ketika musim flu melanda di sekitar kita. Berikut kami hadirkan delapan makanan super yang dapat dimasukkan ke dalam diet Anda guna mengenyahkan segala macam penyakit.

1. Ubi jalar

Ubi jalar adalah makanan super yang sempurna. Sebagai salah satu sumber vitamin A terbaik -memenuhi 561 persen dari nilai harian dalam satu ubi- ubi jalar memiliki kekuatan dahsyat untuk meningkatkan kekebalan tubuh. Vitamin A menyokong kesehatan imun tubuh dengan menjaga penghalang alami Anda terhadap kuman (kulit dan selaput lendir di saluran pencernaan dan paru-paru) tetap sehat dan kuat. Dapatkan manfaat gizi untuk kesehatan cukup dari satu buah ubi jalar dan nikmati dengan cara dipanggang, ditumbuk, atau dipotong dadu dan tumis dengan bawang untuk rasa yang lezat.

2. Yogurt Yunani

Yogurt Yunani adalah makanan fermentasi ringan yang kental dan lembut serta penuh dengan bakteri ramah yang dikenal sebagai probiotik. Mikroorganisme ini meningkatkan kemampuan tubuh Anda untuk melawan infeksi, mengurangi peradangan, dan mengurangi pertumbuhan bakteri berbahaya dalam usus Anda. Sebenarnya, beragam manfaat ini tidak terbatas hanya pada yogurt Yunani saja, tetapi bisa ditemukan dalam yogurt apapun yang memiliki kultur hidup dan aktif. Mengonsumsi 4 sampai 6 ons yogurt Yunani sehari tidak hanya mengisi usus Anda dengan bakteri yang meningkatkan imunitas, tetapi juga membantu Anda memenuhi kebutuhan kalsium, vitamin D, kalium, dan protein harian Anda.

3. Teh Hijau

Kaya akan antioksidan polifenol yang ampuh, teh hijau dapat menurunkan risiko Anda menderita beberapa jenis kanker, seperti kanker paru-paru, usus besar, lambung, dan pankreas. Menurut sebuah artikel yang diterbitkan dalam “Chinese Medicine,” polifenol dalam teh hijau juga dapat membantu melawan Helicobacter pylori -bakteri yang menyebabkan tukak lambung. Selain menawarkan sejumlah manfaat untuk kekebalan tubuh, teh hijau juga merupakan sumber kafein. Minum teh hijau terlalu banyak dapat mempengaruhi bioavailabilitas besi. Jadi, cukup minum satu sampai dua cangkir teh hijau untuk menyerap manfaatnya.

4. Bawang Putih

Sebagai makanan super, bawang putih tidak hanya menambah cita rasa untuk hidangan favorit Anda, tetapi juga mengandung bahan kimia bioaktif yang disebut allicin. Zat kimia ini diyakini memiliki aktivitas antibakteri yang dapat membantu Anda melawan infeksi yang disebabkan oleh Salmonella, Escherichia coli, dan Staphylococcus aureus. Memasukkan lebih banyak bawang putih dalam makanan Anda juga dapat membantu Anda melawan flu biasa, meskipun National Institute of Health menyatakan penelitian lebih lanjut masih diperlukan sebelum rekomendasi dapat dibuat. Untuk meningkatkan kekebalan tubuh, cukup konsumsi satu siung bawang putih mentah yang sudah dihancurkan.

5. Jamur

Jamur rendah kalori dan kaya akan sejumlah nutrisi vital seperti vitamin B, selenium, kalium, dan vitamin D. Tapi komponen yang disebut beta-glucan dalam jamurlah yang membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan juga melindungi diri dari kanker, selain juga memperlambat pertumbuhan tumor. Konsumsi 1 ons jamur masak atau mentah dalam satu hari untuk meningkatkan asupan gizi Anda.

6. Tiram

Tubuh Anda membutuhkan seng untuk membuat sel-sel darah yang bertugas melawan infeksi, yaitu T-limfosit. Kurangnya seng dalam makanan Anda dapat mempengaruhi kemampuan tubuh untuk melawan infeksi, termasuk penyakit pernapasan seperti pneumonia. Tiga ons tiram yang dimasak mengandung 74 miligram seng, memenuhi 493 persen dari nilai harian. Jika Anda bukan penggemar tiram, kepiting Alaska atau sereal gandum yang sudah diperkaya juga dapat membantu Anda menyerap banyak seng.

7. Madu

Madu telah digunakan untuk pengobatan sejak zaman kuno. Kandungan gula yang tinggi dan sejumlah fitokimia dalam madu diyakini menjadi komponen yang membantu melawan bakteri seperti E. coli dan Staph aureus. Madu juga digunakan secara topikal untuk mengobati luka, dan ketika dicerna, dapat membantu memperbaiki ulkus lambung dan mengurangi peradangan. Anda perlu 1 sampai 5 sendok makan madu mentah (yang tak dipasteurisasi) sehari untuk mendapatkan manfaat obatnya. Gunakan madu dalam roti atau makanan lainnya. Yang musti diperhatikan, anak-anak yang berusia di bawah satu tahun dan mereka yang memiliki sistem kekebalan tubuh lemah sebaiknya tidak mengonsumsi madu mentah.

8. Bluberi

Bluberi berkhasiat meningkatkan imunitas tubuh. Buah biru satu ini rendah kalori, tinggi serat, serta menjadi sumber vitamin C dan mangan. Bluberi juga kaya akan polifenol, yang selain menjadi antioksidan kuat, juga memiliki sifat anti-inflamasi. Selain itu, para peneliti telah mengisolasi senyawa dalam bluberi yang disebut pterostilbene, yang jika dikombinasikan dengan vitamin D akan meningkatkan ekspresi peptida antimikroba cathelicidin, atau gen CAMP, yang terlibat dalam fungsi kekebalan tubuh. Satu cangkir bluberi dapat membantu menambah asupan nutrisi untuk mendongkrak sistem imun Anda.

Loading...

Komentarmu

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.