Tao Eks EXO Ceritakan Secuil Kekejaman S.M. Entertainment

Saat tampil dalam acara talk show China baru-baru ini, mantan anggota EXO, Tao, menceritakan pengalaman pahitnya dengan mantan agensinya, S.M. Entertainment. Tao secara terus terang juga mengungkapkan alasan mengapa ia meninggalkan boyband populer Korea itu. Menurut Tao, ia memutuskan untuk meninggalkan Seoul karena “tidak ingin hidup lelah seperti itu,” sebagaimana dikutip Allkpop. Penyanyi-rapper asal China ini juga menceritakan bagaimana ia diperlakukan secara kejam oleh S.M. Entertainment saat ia masih menjadi anggota EXO.

Tao EXO

“Saat ada program bermain basket, saya mengalami cedera ligamen pergelangan kaki. Pada saat itu saya masih berusaha keras demi penggemar saya yang masih berada di sana, tapi agensi menekan saya untuk terus melanjutkan jadwal saya, bahkan meski saya cedera serius. Saya rela berkorban untuk tim saya, tapi ada batas ketika Anda sudah keterlaluan,” ungkap Tao.

Tao adalah anggota ketiga EXO yang diperkenalkan pada tahun 2011. Ia juga menjadi anggota sub-unit EXO-M. Pada tahun 2015, Tao mendirikan agensinya sendiri bernama Z. TAO Studio dan mengajukan tuntutan terhadap S.M. Entertainment untuk mengakhiri kontraknya.

Di tahun yang sama, Tao juga melakukan debut solonya dengan mini album berjudul T.A.O. yang mencatatkan lebih dari 670.000 penjualan digital dalam minggu pertama. Sejak saat itu, Tao melanjutkan aktivitasnya sebagai artis solo di China di tengah pertarungan hukumnya dengan S.M. Entertainment.

Tapi S.M. sendiri tak tinggal diam. Mereka balik menuntut Tao karena melakukan aktivitas sebelum ada putusan pengadilan. S.M. menganggap hal itu sebagai tindakan ilegal dan mereka juga mengambil jalur hukum di China. Selain Tao, dua rekannya, Kris dan Luhan, juga dituntut S.M. karena melakukan aktivitas berbau komersial meskipun masih terikat kontrak dengan mereka.

Komentar Anda