Tiga Mitos dan Tiga Fakta Seputar Gajah

Loading...

Gajah adalah binatang yang sangat menakjubkan. Mamalia raksasa ini telah memikat manusia dengan berbagai fakta dan mitos yang meliputinya. Kali ini kami akan mengajak Anda untuk membedah secara singkat tiga mitos dan tiga fakta seputar binatang berbelalai panjang ini. Langsung saja kita simak bersama-sama.

Gajah meminum air melalui belalai seperti sedotan

Mitos. Meskipun mereka menggunakan belalai untuk minum, air tidak mengalir melalui belalai secara keseluruhan. Sebaliknya, mereka akan mengisap air melalui belalai lalu menuangkan atau menyemprotkannya ke dalam mulut mereka. Rata-rata seekor gajah minum antara 140 dan 230 liter sehari.

Gajah suka makan kacang

Mitos. Gajah tentu tidak makan kacang di alam liar, dan kacang juga bukan makanan bagi gajah yang ditangkarkan. Gajah adalah hewan darat terbesar di dunia yang menghabiskan 16 sampai 18 jam untuk makan seharian. Kacang terlalu kecil bagi gajah.

Gajah adalah satu-satunya mamalia yang tidak bisa melompat

Mitos. Memang benar bahwa gajah dewasa tidak bisa melompat. Tapi ada mamalia lain yang juga tidak bisa melompat, seperti sloth, kuda nil, dan badak. Meskipun begitu, tak seperti gajah, kuda nil dan badak bisa mengangkat keempat kakinya dari tanah secara bersamaan ketika sedang berlari.

Gajah dapat ‘mendengar’ dengan kaki mereka

Fakta. Gajah memiliki pendengaran yang sangat baik, dan gajah Afrika juga dapat mendeteksi gemuruh di tanah dengan sel-sel sensorik di kaki mereka. Seekor gajah akan ‘mendengar’ getaran semacam itu ketika getaran sampai di kaki depannya, naik ke atas sampai tulang bahu, lalu telinga tengahnya. Gajah dapat mengetahui dari mana suara itu berasal dengan cara memperbandingkan waktu dari sinyal.

Kerabat terdekat gajah adalah marmut

Fakta. Rock hyrax adalah mamalia kecil dan berbulu mirip tikus yang hidup di lanskap berbatu di sub-Sahara Afrika dan di sepanjang pantai semenanjung Arab. Anehnya, gajah dan rock hyrax memiliki beberapa kesamaan karakteristik pada jari-jari kaki, gigi, dan tengkorak; seperti dua taring dan kuku rata di ujung jari kaki mereka.

Terjemahan China dari kata ‘gading’ adalah ‘gigi gajah’

Fakta. Meskipun taring sebenarnya adalah gigi insisivus gajah yang memanjang, gigi-gigi tersebut tidak bisa tanggal begitu saja seperti gigi manusia. Banyak orang di China -di mana gading banyak diperdagangkan- mungkin tidak menyadari bahwa gajah dibunuh secara brutal untuk diambil taringnya. Sebuah jajak pendapat yang diselenggarakan oleh International Fund for Animal Welfare menemukan fakta bahwa 70 persen dari orang-orang China tidak menyadari bahwa gading berasal dari gajah mati.

Loading...

Komentarmu

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.